Kopi Wine, Halal?

Menjamurnya usaha kuliner saat ini tidak lepas dari peningkatan minat masyarakat untuk berwirausaha. Beragam menu yang dapat dicicipi didukung dengan inovasi yang menghadirkan bentuk, paduan, dan citarasa yang baru. Salah satu usaha kuliner yang sedang berkembang pesat adalah bisnis kopi. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah industri pengolahan kopi dan kedai kopi.

Salah satu inovasi dalam bisnis kopi adalah munculnya produk kopi wine (Wine Coffee). Kopi wine adalah kopi yang dihasilkan dengan pengembangan teknik pemrosesan untuk memberikan citarasa yang katanya menyerupai wine. Teknik pemrosesannya sendiri sebenarnya didasarkan pada teknik natural process, yaitu buah kopi dikeringkan dalam waktu tertentu. Proses pengeringan buah kopi untuk menghasilkan kopi wine umumnya jauh lebih lama dibandingkan dengan natural process, umumnya 30 – 60 hari. Dengan demikian, proses fermentasi berlangsung lebih lama dan masuk sebagai citarasa yang lebih kuat pada kopi.

Apakah kopi wine boleh diminum?. Kopi wine dapat juga disebut fermented coffee. Kopi wine sebenarnya sama seperti kopi lainnya yang diolah dari biji kopi melalui proses roasting dan grinding. Biji kopinya sendiri tergolong ke dalam bahan tidak kritis. Kopi wine tidak mengandung alkohol setelah diseduh menggunakan air. Sebagian orang yang telah mencicipi kopi tersebut menemukan citarasa wine di dalamnya, tetapi sebagian lainnya menganggap rasanya tidak lebih seperti kopi natural dan istilah tersebut hanya merupakan salah satu teknik marketing.

Apakah kopi wine dapat disertifikasi halal?. Kriteria produk dalam HAS 23000 mensyaratkan nama dan profil sensori produk tidak boleh cenderung pada sesuatu yang diharamkan. Wine adalah salah satu minuman beralkohol (khamr) yang diharamkan oleh Allah SWT. Hal ini disebutkan dalam banyak ayat di Al Qur’an, salah satunya QS Al-Baqarah: 219. Oleh karena itu, nama produk kopi wine tidak dapat disertifikasi halal. Perusahaan dengan proses bisnis restoran, juga tidak diperkenankan menjual kopi tersebut dengan nama kopi wine atau menunjukkan citarasa wine dalam penyajiannya.

sumber : LPPOM MUI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *